Sumber foto: Istimewa
Jagat maya diramaikan dengan video yang diunggah akun TikTok bernama @ dr.kepinsamuelmpg. Bukan konten edukasi yang dibagikan, dokter kandungan ini mengunggah konten yang dianggap melecehkan perempuan.
Dr Kevin Samuel Marpaung membagikan video berdurasi 15 detik yang menggambarkan dirinya mengenakan jas dokter berwarna putih. Dalam video tersebut, ia membuat konten seolah-olah sedang merawat pasien. Lalu dimana pelecehan dalam konten Kevin? Berikut ringkasannya.
Buat konten seolah-olah sedang memeriksa pembukaan
Dalam video tersebut Kevin menuliskan percakapan dengan bidan, "Dok tolong cek pasien Ny. A sudah pembukaan berapa"
Lalu lengkap dengan sarung tangan, Kevin menunjukkan ekspresi cemberut lalu menggigit bibir bawahnya. Dia kemudian mengangkat dua jari seolah-olah akan melakukan pemeriksaan pembukaan persalinan atau vaginal touche.
Kemudian dia menggambarkan ekspresi tersebut seolah-olah dia sedang melakukan pemeriksaan sambil menoleh ke atas dan diberi judul video "awkwardmoment"
Kevin meminta maaf setelah akun TikTok miliknya menghilang
Video yang dinilai menampilkan wajah bejat tersebut membuat Kevin membuat video permintaan maaf pada Sabtu (18/4/2021) setelah video tersebut viral di dunia maya.
Melalui akun TikTok miliknya, ia meminta maaf, padahal akunnya kini sudah tidak bisa diakses dan sudah menghilang dari TikTok.
“Kepada seluruh masyarakat, teman-teman netizen, dan khususnya kaum wanita, saya dokter Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan,” ungkapnya.
Dia berjanji untuk membuat lebih banyak konten yang mendidik
Dalam video berdurasi 42 detik itu dia mengatakan bahwa dia tidak hati-hati dalam memilih soundtrack dan memasang ekspresi yang seolah-olah melecehkan perempuan.
“Di mana di video tersebut saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack, dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan. Sekali lagi saya ingin meminta maaf, khususnya untuk kaum wanita,” ujarnya.
“Dan ke depannya saya akan lebih berhati-hati dalam membuat konten dan berjanji akan lebih fokus ke video-video konten yang bersifat edukasi. Terima kasih,” ujarnya.
KOMPAKS mendesak agar SIP dan keanggotaan IDI Kevin dicabut
Dokter Tanpa Stigma dan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS) mengutuk tindakan Dr Kevin Samuel Marpaung dan meminta keanggotaan Kevin dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Surat Izin Praktek Dokter Kevin (SIP) dicabut.
Ia disebut-sebut melanggar pasal 1, 2, dan 8 Kode Etik Dokter Indonesia (KODEKI).
Pasal 1 KODEKI tertulis bahwa setiap dokter wajib menjunjung tinggi, menghayati, dan mengamalkan sumpah dan / atau dokter.
Kemudian dalam pasal 2 KODEKI disebutkan bahwa seorang dokter wajib selalu mengambil keputusan profesional secara mandiri dan menjaga perilaku profesionalnya setinggi-tingginya.
Sementara itu, Pasal 8 KODEKI menyebutkan bahwa dokter wajib dalam setiap praktik kedokteran memberikan pelayanan yang kompeten dengan kebebasan teknis dan moral yang penuh disertai dengan kasih sayang dan penghormatan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan.
Selain itu, Dokter Tanpa Stigma dan KOMPAKS juga menilai perilaku Kevin Samuel dalam video tersebut telah melanggar sumpah dokter yang merupakan kompas dalam profesi kedokteran Indonesia.
“Kami juga menuntut MKEK IDI untuk segera mengusut permasalahan ini dan memberi sanksi tegas kepada dokter yang bersangkutan yaitu mencabut SIP dan keanggotaan IDI dokter yang bersangkutan,” tulis KOMPAKS dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/4). / 2021).
Situs Poker Online, Domino Qiu Qiu, Poker88, Agen Judi Poker Online, Pokersnow







0 Comments for "Viral Video Dokter Dinilai Melecehkan Perempuan"