Sekelompok Ilmuwan Tiru Hujan Helim Yang Terjadi Di Planet Jupiter

Juni 30, 2021 0

 

Sumber : Istimewa

POKER SNOWSekelompok ilmuwan baru-baru ini mencoba menciptakan cuaca buatan di laboratorium yang untuk meniru planet Jupiter dan Saturnus. Menggunakan tekanan sangat tinggi dan gelombang kejut laser, mereka membuat hujan helium.

Dikutip dari New Atlas, pada Kamis 3 Juni 2021 atmosfer raksasa gas seperti Jupiter dan Saturnus, sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium. Dalam kondisi seperti demikian, sudah lama diprediksi bahwa helium akan membentuk tetesan cair dan jatuh, namun bukti eksperimental terbukti sulit untuk dilacak.

Kondisi tersebut diciptakan ulang di laboratorium sehingga berhasil membuat hujan helium. Hal tersebut bisa terjadi berkat para peneliti di University of Rochester, UC Berkeley, Lawrence Livermore National Lab, dan French Alternative Energies and Atomic Energy Commission.

Tim peneliti tersebut pertama kali menggunakan sel diamond anvil untuk memampatkan campuran hidrogen dan helium menjadi sekitar 40.000 kali tekanan atmosfer Bumi. Kemudian, para peneliti menembakkan laser bertenaga tinggi ke gas, dan menghasilkan gelombang kejut kuat yang menekannya lebih jauh, serta memanaskannya antara 4.425 derajat celcius dan 9.925 derajat celcius.

Dan benar saja, ketika para ilmuwan mempelajari reflektivitas sinyal itu menunjukkan indikasi bahwa konduktivitas listriknya berubah dengan cepat pada titik-titik tertentu. Itu berarti, helium dan hidrogen terpisah, mengakibatkan helium menggumpal menjadi tetesan di dalam hidrogen. Setelah menjadi sedikit lebih berat, tetesan tersebut kemudian akan tenggelam melalui atmosfer seperti hujan seperti yang diperkirakan.

"Eksperimen kami menunjukkan bahwa jauh di dalam Jupiter dan Saturnus, tetesan helium jatuh melalui lautan besar hidrogen metalik cair," ungkap Gilbert Collins, penulis utama studi tersebut.

"Itu merupakan hal yang sangat menakjubkan untuk dipikirkan lain kali saat Anda melihat Jupiter di langit malam. Pekerjaan ini akan membantu kita lebih memahami sifat dan evolusi Jupiter yang sangat penting, karena Jupiter telah lama dianggap sebagai pengumpul sampah luar angkasa yang melindungi planet kita di tata surya," sambungnya.

Helium bukan satu-satunya material tak biasa yang jatuh sebagai hujan di atmosfer planet lain. Para astronom sebelumnya sudah menemukan bukti hujan di planet lain ada yang berupa hujan batu, berlian, ruby, besi, hingga titanium oksida.


0 Comments for "Sekelompok Ilmuwan Tiru Hujan Helim Yang Terjadi Di Planet Jupiter"