HP Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia Tumbuhkan Minat Siswa Sekolah Pada STEM

Juli 04, 2021 0


Gambar : Ilustrasi

Poker Snow - Di masa depan, keterampilan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sangat dibutuhkan, jika tidak ingin terganti oleh teknologi automasi. Menurut sebuah laporan World Economic Forum, diprediksi 85 juta pekerjaan akan digantikan oleh teknologi automasi pada tahun 2025. Sementara itu, 97 juta peran baru akan muncul dengan pembagian kerja baru antara manusia, mesin, dan algoritma. Situasi tersebut mengindikasikan pekerjaan masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang STEM dan terampil berpikir kritis. Tapi sayangnya, itu menjadi tantangan bagi Indonesia. Sebab, nilai kompetensi matematika pelajar RI berada di peringkat ke 72 dari 78 negara, sedangkan sains di peringkat ke 70 dari 78 negara. Untuk menumbuhkan minat pada STEM, mengingat kedua kategori di atas Indonesia masih di bawah rata-rata dunia, digelar STEM Education for Children oleh HP Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia. "Melalui STEM Education for Children, kami ingin membangkitkan antusiasme para pelajar terhadap STEM dan mendorong mereka untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan masa depan," ujar Fiona Lee selaku Managing Director HP Indonesia dalam siaran persnya. Dalam program STEM Education for Children, untuk saat ini menyasar 50 pelajar dan 10 guru dari SDN Lenteng Agung 01 Jakarta dan SDN Pepelegi 2 Sidoarjo. Program tersebut diharapkan mendukung para pelajar menumbuhkan minat mereka di bidang STEM dan mengasah keterampilan di abad 21. Di sisi lain untuk mendorong minat anak Indonesia ke STEM, ini juga bagian dari menggalakkan literasi sains sebagai satu dari enam literasi dasar yang harus diakui pelajar Indonesia. STEM Education for Children digelar selama dua hari. Selama itu pula, peserta terlibat dalam serangkaian pembelajaran interaktif seputar teknologi dan energi yang dilakukan secara daring. Melalui kurikulum HP LIFE, para pelajar akan dibekali dengan pemahaman menghemat penggunaan energi dan memanfaatkan berbagai energi terbarukan yang ada di sekitar mereka. Dalam sesi eksperimen, peserta membuat prototipe lampu lalu lintas untuk memahami aplikasi konversi energi dan juga cara kerja teknologi. Disebutkan, selain meningkatkan pengetahuan siswa, program STEM Education for Children juga menginspirasi para guru untuk mengembangkan pembelajaran STEM dengan konsep serupa di sekolah masing-masing.



0 Comments for "HP Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia Tumbuhkan Minat Siswa Sekolah Pada STEM"