Kapolri Perintahkan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

Juli 28, 2021 0


Sumber foto: polri.go.id


Poker Snow - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh Kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba. Instruksi ini disampaikan usai mengungkap jaringan narkoba internasional yang dilakukan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat dengan barang bukti 1.129 ton sabu.


“Saya minta untuk Kampung Tangguh Narkoba diciptakan di seluruh Indonesia untuk menekan peredaran narkoba,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).


Kampung Tangguh Narkoba akan melibatkan tokoh masyarakat


Menurut dia, Kampung Tangguh Narkoba dibentuk oleh kepolisian bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.


Sigit ingin setiap Kampung Tangguh Narkoba memiliki kekuatan pencegahan dan penangkalan terhadap ancaman narkoba.


“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan itu maka kita memiliki daya cegah dan daya tangkal,” ujar mantan Bareskrim Polri ini.


Kapolri menghimbau anggota Polri memerangi narkoba


Sigit juga mengimbau kepada anggota Polri untuk memerangi narkoba dan menyelesaikan permasalahan narkoba dari hulu hingga hilir. Mantan Kapolda Banten itu menekankan perlunya membangun kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada seperti BNN, Bea Cukai dan Ditjen PAS.


“Pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Kita bisa bekerja maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada. Narkoba adalah ancaman kita bersama. Maka kita harus melenyapkan narkoba dari Indonesia. Ini butuh kerja keras serta kerjasama dari seluruh elemen, stakeholder dan masyarakat,” ujarnya.


Peredaran sabu 1.129 ton dikuasai narapidana LP Cilegon


Sebelumnya, Satgas Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran gelap sabu 1,129 ton dari jaringan Timur Tengah.


Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap tujuh tersangka. Kelima tersangka merupakan warga negara Indonesia berinisial NR, AH, HS, NB, dan EK. Sedangkan dua lainnya adalah warga negara Nigeria dengan inisial CSN dan UCR.


“Apabila ini berhasil diedarkan, maka nilai barang bukti yang saat ini kita amankan kurang lebih Rp1,694 triliun. Artinya kalau dihitung dengan jumlah jiwa maka 5,6 juta jiwa masyarakat yang bisa kita selamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika,” kata Kapolri.


Kapolri menjelaskan, sebanyak 1.129 ton sabu disita dari empat lokasi berbeda. 339 kilogram di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, 511 kilogram di Ruko Pasar Modern di Bekasi Town Square, Jawa Barat, 50 kilogram di Apartemen Basura, Jakarta Timur, dan 175 kilogram di Apartemen Green Pramuka, Jakarta Pusat.


“Kali ini mereka bekerjasama dengan warga negara baik Indonesia maupun asing yang menjadi narapidana lapas di Cilegon,” kata Listyo.


0 Comments for "Kapolri Perintahkan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba"