Lurah Kapuk Muara Pastikan Tersangka Pembobol Data Vaksinasi Bukan PNS

September 09, 2021 0

 

Ilustrasi, sumber foto: liputan6.com


Poker Snow - Lurah Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Yason Simanjuntak, mengatakan tersangka pembobol sertifikat vaksin berinisial HH (30) itu bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia hanya diperbantukan sebagai tata usaha.


"Membantu di tata usaha, diberhentikan karena kasusnya kan kriminal ya. Sudah kami berhentikan per tanggal 2 September," kata Yason kepada awak media, Jumat (3/8/2021).


Tersangka HH dikenal pintar dalam pekerjaannya


Yason mengatakan HH telah bekerja selama sekitar 3-4 tahun dan berperilaku baik dan pintar. Dia juga mengungkapkan bahwa tersangka adalah seorang pekerja yang dikenal jujur.


"Termasuk orang yang pintar di dalam pekerjaan, cuman kita kan gak tahu ya," katanya.


Evaluasi di kelurahan sudah dilakukan


Ia juga menjelaskan, secara internal, pihak kelurahan telah melakukan evaluasi dengan mengumpulkan seluruh pegawai dan staf, serta melakukan pemutusan hubungan kerja atau memberhentikan tersangka HH.


Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka pembobol data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan sertifikat vaksinasi COVID-19 di aplikasi PeduliLindung.


Peranan 2 orang terduga pembobol data di aplikasi PeduliLindung


Kejadian ini terungkap saat NIK dan sertifikat vaksin Presiden Joko Widodo “Jokowi” tersebar luas di media sosial.


Kedua tersangka tersebut adalah FH (23) pegawai swasta berpendidikan SLTA, dan HH (30) pegawai tata usaha berpendidikan SD.


"Pelaku dua orang, yang satu bertugas jadi marketing yang jual akun ke masyarakat lewat akun Facebook dan setelah mendapatkan pesanan pelaku berikutnya membuatkan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Jumat (3/9/2021).

0 Comments for "Lurah Kapuk Muara Pastikan Tersangka Pembobol Data Vaksinasi Bukan PNS"